I.
PENDAHULUAN
1.1.
Latar Belakang
Di
Indonesia budidaya udang sudah lama dilakukan oleh para petani tambak, karena
udang merupakan komoditas primadona dalam bidang perikanan yang dapat
meningkatkan devisa negara melalui ekspor komoditas perikanan. Tingginya
permintaan akan udang di dalam dan di luar negeri menjadikan Indonesia sebagai
pengirim udang terbesar di dunia ini dikarenakan Indonesia mempunyai luas
wilayah serta adanya sumberdaya alam yang mendukung untuk dapat mengembangkan
beberapa usaha budidaya udang. Udang vannamei memiliki beberapa nama seperti white-leg shrimp (Inggris), crevette partes blances (Perancis), dan camaron patiblanco (Spanyol). Sebelum dikembangkan di Indonesia, udang
vannamei sudah dikembangkan di Amerika selatan seperti Ekuador, Mexico, Panama,
Kolombia dan Honduras (Nuhman, 2008).